Tanjungpandan, Media Center -Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung menyerahkan penghargaan sekolah Adhiwiyata Kabupaten Belitung tahun 2021, jumat (10/12/2021). Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang dinilai peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Belitung, Kepala Dinas Lungkungan Hidup, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Kepala Dinas DLH Kabupaten Belitung, Edi Usdianto menyebut Sekolah Adiwiyata merupakan Sekolah yang dinilai berhasil melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).
“GPBLHS sendiri adalah aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh Sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia,” ungkap Edi
Lanjut Edi menyebutkan tujuan dari kegiatan ini mewujudkan masyarakat sekolah yang peduli dan juga berbudaya dalam lingkungan. Selain itu, tujuan lain yaitu meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan di sekolah.
Ada 3 sekolah yang menerima penghargaan sekolah adiwiyata Tingkat Kabupaten Belitung tahun 2021. Sekolah-sekolah tersebut diantaranya yaitu, SMP N 1 Tanjungpandan, SMP Keluarga Universal Tanjungpandan, dan SD N 24 Tanjungpandan. Penetapan ketiga sekolah tersebut menambah jumlah Sekolah Adhiwiyata di Kabupaten Belitung.
“Sehingga jumlah total Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Belitung sampai dengan Tahun 2021 menjadi 31 Sekolah,” Imbuh Edi
Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie menyebut menyebut penyerahan penghargaan ini merupakan media perantara. Bagi Wabup Isyak ini bukanlah sasaran akhir dalam kepedulian sekolah terhadap lingkungan.
“Ya ini bukan sasaran akhir, kalau sasaran akhir berarti sudah selesai. Tidak ada maintain nya, gak ada keberlanjutannya,” ungkap Wabup Isyak.
Bagi Wabup Isyak, Sekolah Adhiwiyata merupakan pondasi utama untuk menciptakan lahirnya kebudayaan menjaga lingkungan dan masa depan. Beliau juga memuji langkah yang dilakukan DLH sebagai langkah yang on the track. DLH dinilai tidak hanya memberikan penghargaan, namun juga memberikan pembinaan kepada sekolah.
Wabup berharap sekolah yang mendapat penghargaan tahun ini menjadi inspirator untuk sekolah lain. Harapannya sekolah lain dapat mengikuti langkah sekolah yang meraih penghargaan ini dan dapat membentuk kebudayaan generasi muda untuk peduli lingkungan. (Arlan/IKP)